YOGYAKARTA — KUA Jetis, Komitmen untuk terus meningkatkan standar mutu pelayanan publik terus digelorakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Jetis. Sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat, para petugas front office (FO) KUA Jetis secara resmi mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Prima dan Pelatihan Sensitivitas Disabilitas.

Kegiatan strategis ini diselenggarakan pada Kamis, 5 November 2026, bertempat di lantai 7 Gedung Bank BPD DIY, Jalan Tentara Pelajar, Kota Yogyakarta.
Keikutsertaan KUA Jetis dalam kegiatan ini diwakili oleh para petugas front office andalan, yakni Muhammad Nasruddin, Siti Muthoharoh, dan Any Yuliatun. Kehadiran ketiganya menunjukkan keseriusan instansi dalam membekali Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis dan beragam, khususnya dalam memberikan pelayanan administrasi nikah maupun layanan keagamaan lainnya.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya transformasi pelayanan publik yang tidak hanya berorientasi pada kecepatan dan ketepatan, tetapi juga menghadirkan kehangatan serta kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Untuk mempertajam kompetensi peserta, panitia menghadirkan para narasumber ahli di bidangnya. Materi inti mengenai service excellence atau pelayanan prima disampaikan langsung oleh narasumber profesional dari Bank BPD DIY. Sesi ini membedah berbagai teknik komunikasi efektif, pengelolaan ekspektasi masyarakat, serta standar operasional prosedur dalam memberikan pelayanan yang memuaskan dan berkesan.
Sementara itu, materi krusial kedua mengenai sensitivitas disabilitas dipaparkan oleh narasumber dari LPDP UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Melalui sesi ini, para petugas mendapatkan wawasan mendalam serta simulasi langsung mengenai cara berinteraksi, memahami etika, dan memberikan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas saat mengurus keperluan di kantor layanan.

Pelatihan khusus ini diharapkan mampu menjadi momentum penting bagi KUA Jetis untuk mewujudkan zona pelayanan publik yang inklusif, humanis, dan berkeadilan. Dengan berbekal keterampilan baru dari Bimtek ini, Muhammad Nasruddin beserta rekan-rekan front office siap mengaplikasikannya dalam tugas sehari-hari demi memberikan kenyamanan optimal bagi warga masyarakat Yogyakarta.[ismi]