YOGYAKARTA, 6 November 2026 — Sebagai bagian dari komitmen pembinaan rohani dan pelayanan umat, Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kota Yogyakarta mengadakan Misa Jumat Pertama untuk bulan November yang jatuh pada hari Jumat, 6 November 2026. Perayaan Ekaristi ini dilaksanakan di Gereja Katolik Kristus Raja Baciro, Yogyakarta.
Ibadah sakral yang sarat akan tradisi devosi kepada Hati Kudus Yesus ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pelajar, ASN, TNI.POLRI Pegawai BUMN, BUMD di lingkungan Pemkot Kota Yogya. Perayaan Ekaristi semakin istimewa karena dipimpin oleh Vikaris Episkopal (Vikep) Kevikepan Yogyakarta Timur, Romo Marcelinus Tanto, Pr dan petugas koor, mazmur, organis, lektor dan dirigen dari SMA 8 Yogyakarta
Dalam Homilinya romo Vikep menyampaikan bahwa perayaan Misa Jumat Pertama ini tidak hanya menjadi sarana pemenuhan devosi bulanan umat, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat solidaritas rohani serta menghidupkan nilai-nilai kasih persaudaraan di tengah masyarakat. Kehadiran serta pesan-pesan pastoral yang disampaikan oleh Romo Marcelinus Tanto, Pr, diharapkan mampu membimbing umat untuk terus menghadirkan teladan Kristus dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Kehadiran Romo Marcelinus Tanto, Pr, di tengah-tengah umat membawa berkat tersendiri. Melalui homili yang disampaikan dengan penuh inspirasi, beliau mengajak umat untuk senantiasa meneladani kerendahan hati, ketulusan, dan kasih Kristus dalam menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari yang kian kompleks.
Misa Jumat Pertama selalu dinantikan oleh umat untuk memperbarui komitmen iman serta mendedikasikan diri pada devosi kepada Hati Kudus Yesus. Dalam perayaan yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta ini, jalannya liturgi berlangsung lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Penyelenggara Katolik menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dewan Pastoral Paroki (DPP) Gereja Kristus Raja Baciro atas sinergi dan sehingga rangkaian ibadat dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan khusyuk. Melalui kegiatan keagamaan yang berkesinambungan ini, diharapkan kualitas kehidupan iman umat Katolik di wilayah Yogyakarta Timur kian bertumbuh, tangguh, dan berdampak positif bagi sesame(v.tatik)