Komitmen memperkuat pelayanan keagamaan bagi lanjut usia (lansia) terus diwujudkan Penyuluh Agama Kementerian Agama Kota Yogyakarta melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan Eko Agus Wibowo, Mujirah, dan FM. Padharijati Martiwi dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kerja Sama UPT RPSLUT Budhi Dharma Tahun 2026, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan berlangsung pukul 12.30 WIB di Aula UPT RPSLUT Budhi Dharma, Giwangan, Kota Yogyakarta, dengan agenda penyampaian laporan kegiatan tahun 2026 serta evaluasi pelaksanaan kerja sama antarinstansi.
Kepala UPT RPSLUT Budhi Dharma, Fendi Widyanto, S.ST., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui sinergi serta kolaborasi berkelanjutan.
Rapat koordinasi dihadiri perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Puskesmas Umbulharjo I, Kelurahan Giwangan, Kementerian Agama Kota Yogyakarta selaku koordinator pembimbing agama Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu, Tagana Kota Yogyakarta, serta jajaran UPT RPSLUT Budhi Dharma.
Keikutsertaan penyuluh agama menjadi bagian dari kontribusi Kementerian Agama dalam memberikan pendampingan spiritual dan bimbingan keagamaan kepada lansia. Melalui kolaborasi lintas sektor, pelayanan di RPSLUT Budhi Dharma diharapkan semakin optimal, mencakup aspek sosial, kesehatan, dan kebutuhan spiritual penerima layanan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama bahwa pelayanan kepada lansia membutuhkan kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak. Kementerian Agama Kota Yogyakarta melalui penyuluh agama terus berupaya hadir memberikan pendampingan keagamaan sebagai wujud pelayanan publik yang humanis, inklusif, dan berdampak.
Sinergi lintas sektor, menguatkan pelayanan dan menghadirkan manfaat nyata bagi lansia.[ekoAW]