Yogyakarta, 16 September 2026 — Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta kembali melaksanakan pembinaan keagamaan bagi para lanjut usia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) Budhi Dharma.

Kegiatan diawali dengan doa-doa pendek, kemudian dilanjutkan pembelajaran Iqra, doa-doa salat, wudu, serta penguatan orientasi hidup dan ibadah.

Tausiah disampaikan Ustaz Saebani, S.Ag. dengan tema “Miftahul Jannah, Laa Ilaaha Illallah”. Ia mengajak para lansia menjadikan kalimat tauhid sebagai pegangan hidup dan bekal menuju kehidupan akhirat.

Ustazah Siti Zulaihah membimbing pembelajaran Iqra dan doa-doa salat. Sementara Triantoro mengajarkan Iqra dan doa-doa pendek. Gus Sugiharto menyampaikan filosofi hidup “Manjing Ajur-Ajer”, yakni kemampuan menyatu dengan kehidupan dan lingkungan dengan tetap menjadikan hidup sebagai sarana beribadah kepada Allah.

Adapun Khaerudin memberikan materi tentang tata cara salat yang benar, wudu, dan doa-doanya.

Pembinaan tersebut menjadi ikhtiar Penyuluh Kemenag Kota Yogyakarta untuk menghadirkan pendampingan spiritual bagi lansia, agar tetap belajar, beribadah, dan menjalani masa senja dengan tenang, bermakna, serta dekat dengan Allah SWT.[khaer]