Yogyakarta (KUA Mantrijeron) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mantrijeron terus memperkuat peran layanan keagamaan kepada masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan pendampingan keluarga. Hal tersebut diwujudkan Penyuluh Agama KUA Mantrijeron, Maduretno, S.Ag., saat memberikan bimbingan dan motivasi kepada ibu-ibu jamaah Majelis Taklim Danunegaran di Aula Balai Nikah KUA Mantrijeron, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan pendampingan bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan keluarga, khususnya terkait komunikasi, pengelolaan hubungan dalam rumah tangga, serta upaya membangun keharmonisan keluarga.
Maduretno menyampaikan, bimbingan keagamaan yang diberikan penyuluh tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi keagamaan, tetapi juga menghadirkan ruang dialog agar masyarakat dapat memperoleh penguatan, nasihat, dan motivasi sesuai dengan kebutuhan yang dihadapi.
“Melalui pendekatan yang humanis dan bernuansa keagamaan, penyuluh berupaya memberikan pendampingan berdasarkan nilai-nilai Islam agar keluarga mampu membangun komunikasi yang sehat, saling menghargai, serta menjaga keharmonisan,” ujarnya.
Menurutnya, keluarga merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang baik. Karena itu, penguatan ketahanan dan keharmonisan keluarga perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi keagamaan, komunikasi yang terbuka, dan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui layanan tersebut, KUA Mantrijeron terus hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan pencatatan dan konsultasi pernikahan, tetapi juga melalui fungsi pembinaan keagamaan yang bersifat edukatif, preventif, dan solutif. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mewujudkan keluarga yang sakinah, harmonis, dan saling menghargai.(Hisbana)

